July 2012
4 posts
June 2012
8 posts
May 2012
21 posts
Helooooooo :D It’s my 10th day here and it’s getting ummmm… worse maybe :/
Belakangan ini saya dan teman-teman saya menghabiskan waktu untuk berlatih Dunya Danslari bersama anak-anak dari negara lain. Bisa dibilang ini SERU BANGET tapi lama kelamaan jadi capek juga. Kami berangkat dari asrama jam 9 pagi ke Fatih Koleji yang berada di Eropa, dan so pasti kami harus menyebrangi selat Bosphorus yang menghubungkan Eropa dan Asia wihiiiii asik juga tiap hari bolak-balik Asia-Eropa :D. Tapi tentu saja dimana ada kebahagiaan pasti ada penderitaan dan penderitaan yang kami hadapi adalah latihan non-stop dari jam 11 sampai jam 11 malam which is 12 hours!!!!!!!!!!!!!!!!! Bisa dibayangkan bagaimana capeknya kami. Tapi meskipun begitu kami senang karena kami dapat banyak teman-teman dari negara lain, mulai dari yang hitam, putih, sipit, amerika, eropa, asia, afrika, muda, tua, gaya, biasa aja, pokoknya semuanya ada. Dan karena kami punya banyak teman, kami pun mulai mengidolakan satu persatu orang yang kami kenal. Seperti Vina yang suka Kirgistan, Dabel yang suka Mesir, Kinari yang suka Texas, Lisa yang suka Irak, ataupun saya sendiri yang suka Rumania. Eitsssss jangan salah paham dulu, orang-orang yang kami taksir semuanya masih berumur 13 tahun, sangat muda sekali. Mungkin kami mulai terkena wabah pedophilia karena di sekeliling kami begitu banyak anak-anak kecil yang lucu nya naudzubillah min dzalik, amin.
Dan salah satu bangsa yang bisa dibilang paling dekat dengan kami adalah bangsa Irak. Entah mengapa mereka semua super sekali dalam hal jokes. Ada Basan, Mandela, Ahmed, Millano dll yang kerjanya bikin onar setiap latihan. Well selain mereka ada juga Eric, George, Barok, Sergio, Miguel, Brandon, Rene, Daniel, Gilberto dari Amrik, Sofa dan Natha dari Georgia, Sashia dari Ukraina, dan masih banyak lagi haha.
Dan setelah capek latihan berhari-hari latihan di Fatih Koleji kami pun latihan di stadium terbuka. Pertama kali saya tiba di stadium itu kesan saya pertama kali adalah DINGIN. Well kalo siang mataharinya terik tapi anginnya dingin, tapi kalo malam anginnya dingin, hawanya dingin, badan jadi dingin, pokoknya dingin aja bawaannya. Dan kami pun diberi souvenir dengan berbagai macam bentuk mulai dari jaket, celana olahraga, selimut, bahkan jas hujan, sungguh mereka adalah orang-orang yang baik sekali. Oke seneng-senengnya sampai disitu saja karena ternyata latihan kami di stadium ternyata lebih lebih mengerikan daripada di Fatih Koleji. Selain karena kami harus latihan 12 jam, kami juga harus melawan dingin yang sangat menyiksa. Saking menyiksanya beberapa anak bahkan sempat menangis saking tidak tahannya dengan hawa dingin itu, bagaimana dengan saya? Well Alhamdulillah saya sih ga nangis, mungkin hampir nangis tapi sayangnya air mata saya mungkin beku saking dinginnya udara Istanbul di malam hari #gagallucu #abaikan .
Bagaimana gambaran latihannya? Ehm kami sebenarnya tidak diperbolehkan untuk membocorkan berita apapun tentang bagaimana latihan kami jadi tunggu saja posting-an saya pada saat akhir karena kami sekarang sudah memulai tour keliling 10 kota di Karadeniz dalam waktu 12 hari, woooohooooooo!!! I’m soooo excited J) . See yaaaaaaa~
Hello gals!
It’s been a long time since I ever post something on this site J
Well semua itu dikarenakan Final Test yang mesti ku selesaiin dalam waktu 2 minggu-_- dan tentunya lebih dulu dari teman-teman yang lain. Mengapa demikian? Yap, karena saya dan teman-teman saya akan pergi ke Turki dalam acara Tour Turkce Olimpiyatlari.
Guess where am I right now? TURKEY!!!!!!!!!!!!!! Omg, I’m too excited about this. Sebelum kita lanjut mari kita flash back dulu tentang apa saja yang terjadi pada saya dan teman-teman saya menjelang keberangkatan ke Turki.
Semuanya bermula kurang lebih sebulan lalu saat Sinem Abla masuk ke kamar saya jam 00.10 dan memberitahu saya bahwa Tim Tari Turki (Kizhoroncu) ternyata mendapatkan permintaan untuk mengikuti Tour Turkce Olimpiyatlari. Senang? So pasti (y). Tapi senang-senangnya cuma sampai disitu karena saya dan teman-teman saya harus menjalani latihan yang bahkan lebih extreme lagi daripada latihan-latihan sebelumnya. Yep, kami harus menarikan 4 tarian, Karadeniz Projesi, Horon, Dunya Danslari, dan Tarian Indonesia. Dan kami pun mendapat 2 anggota baru yaitu Danti dan Hanum. Senin hingga Sabtu kami latihan dari jam 1 sampai jam 5 bayangkan saja bagaimana capek, bau, dan sakitnya kaki kami, dan tentu saja latihan kami juga memotong waktu pelajaran setelah ISHOMA. Sebenernya lumayan rugi, tapi yaaa mau gimana lagi tuntutan pekerjaan #sombongtingkatmenarapetronas . Belum sampai disitu saja penderitaannya, kami juga harus menyelesaikan semua ulangan harian maupun ulangan semester akhir IPA dan IPS dalam waktu 2 minggu, DUA MINGGU, sekali lagi saya perjelas DUA MINGGU!!!! Oke intinya adalah Dua dan Minggu. Karena itu semua kami menderita capek batin, capek fisik, dan capek pikiran, how gorgeous. Dan tentu saja metode belajar setelah latihan maka belajar kami bias dibilang kurang efektif hingga menghasilkan nilai yang belum cukup memuaskan, but who cares about it? Yang penting ngga kena remedi.
Setelah semua selesai, kami diberi waktu 3 hari untuk beristirahat dan mempersiapkan segala sesuatu yang akan kami butuhkan saat di Turki nanti. Di sisi saya 3 hari tersebut adalah 3 hari yang paling galau karena emmm saya akan berpisah (duileh) dengan Akang saya selama sebulan :’( waktu yang cukup lama haha. Jadilah 3 hari tersebut saya kontak-kontakan terus dengan si Do’I walaupun saya tau saya akan mengganggu waktu belajar dia karena dia sudah memulai ulangan final, tapi apa boleh buat saya KANGEN !!! Setelah semua persiapan selesai maka berangkatlah kami ke Turki. Kami sempat transit di Jakarta dan mengurus persyaratan yang superduper ribet sekali, tapi meskipun begitu saya selalu menyempatkan diri untuk menghubungi Orangtua saya dan Akang saya. Setelah itu kami ke transit di Singapore, di Singapore lagi-lagi saya menyempatkan diri untuk bertelfon ria dengan Ibu dan Akang saya sebelum saya sama sekali tidak bisa menguhubungi mereka. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan 10 jam paling menyiksa seumur hidup saya, bayangkan saja 10 jam duduk dalam keadaan dingin, well sebenarnya kami dibekali selimut, bantal, serta TV di dalam pesawat tapi menurut saya duduk 10 jam dalam keadaan yang dingin itu me-nyik-sa. Tapi Alhamdulillah kami tiba dengan selamat saat di Turki. Merhaba Turkiye!!!! :D
Setibanya kami dibandara kami langsung mengganti pakaian kami dengan pakaian tari Indonesia yang bisa saya bilang norak karena warna shocked pink nya itu, maklum itu amanat dari Eser Hocam dan alhasil kami menarik perhatian warga yang ada dibandara sampai ada yang meminta foto, kurang norak apa sih kita?! Setelah itu kami berangkat ke asrama yang akan kami tinggali, dan asramanya ternyata sangat WOW sekali. Hahaha berasa hidup di hotel bintang 3. Well sekian dulu cerita tentang perjalanan ke Turki ini, saya akan melanjutkan cerita ini di posting-an selanjutnya. See ya :D
Calling lonely people that the world forgot
If you hear my voice come pick me up
Are you out of there, ‘cause you’re all i’ve got.” —Simple Plan
April 2012
33 posts
Tryin’ so hard just to smile
Hate every second cause I’m not beautiful
And I ain’t pretty I know
Tryin’ so hard just to sing
Nobody’s here listening
I’m not beautiful no
And I ain’t pretty I know
Why am I this unattractive girl
I wanna know exactly what it takes to smile so bright and pretty as you
Keep getting mad, ‘cause why can’t I be perfect too
I blame it on the plain reflection of my face this broken mirror has shown
Please just look away, ‘cause I hate it when I feel this way
Just wanna find a place I can hide, where I don’t have to smile
At this world so full of lies
I think I’m Ugly
And nobody wants to love me
Just like her I wanna be preety
I wanna be pretty
Don’t lie to my face
Telling me I’m pretty
Don’t try to tell me that you know how I feels
This ugly crooked heart may even start to hate the way that you are to me
Don’t force me to talk, ‘cause you and I just ain’t meant to be
I hate the way your patronizing eyes see through me there’s no room to breathe
Please just stay away
I don’t need your pity anyway
Just wanna get away from here now, Imma scream and I’ll shout
At this world so full of lies
There’s no warmth here anymore
There’s no one here anymore`
All alone, I’m all alone
I’m always all alone
All alone, I’m all alone
There’s no warmth here anymore
Got nobody here to hold
Ain’t got a soul by my side
Hey guys! Long time no see :D (did I ever see ya? Well I guess never :p)
Saat ini saya sedang berada dalam kondisi yang sangat menyenangkan. Kenapa? Karena saya sedang dalam masa liburan, tepatnya liburan UN. Liburan UN kali ini adalah liburan yang sangat tanggung. Tapi apalah daya saya sendiri tidak berniat, well mungkin sempat sedikit berniat untuk bablas hingga hari Senin jujur saja saya sudah trauma berurusan dengan petinggi asrama saya. Jadi intinya saya ga akan bablas.
Sebenarnya saya berniat untuk stay di asrama demi menunggu ‘sister’ saya UN, tapi semua itu batal dan bisa dibilang gatot lantaran sepupu saya yang akrab saya panggil nenek-sihir-egois-nyebelin-tapi-cantik-abis itu mengajak saya, umm lebih tepatnya menyuruh saya untuk menemani dia liburan di Jogja. Dan taraaaa saya pun pergi ke Jogja.
Saya berangkat siang dan tiba disana sore menjelang magrib. Setelah ngurus hotel dan beres-beres sana sini saya pun langsung tiduran saja sementara the beautiful witch itu langsung cabut entah kemana, jadilah saya sendiri. Sendiri. Yap sekali lagi sendiri. Untuk mengusir rasa kesepian maka saya pun mencoba bercengkrama dengan laptop saya tercinta tapi tetap saja MEMBOSANKAN. Berhubung hotel yang saya tempati berada di kawasan Malioboro yang kalo malam ramai maka saya memutuskan untuk sedikit refreshing dengan berjalan-jalan disekitar Malioboro dan kebetulan sekali saya lapar jadi saya rasa inilah saatnya saya mencicipi beberapa makanan di pinggiran Malioboro. Setelah merasa cukup melihat-lihat Malioboro saya pun memutuskan untuk kembali ke hotel. Ternyata sesampainya di hotel the beautiful witch itu belum juga pulang. Hell.
Keesokan harinya saya pergi ke rumah kawan lama saya Nana. Setelah sebelumnya saya janjian dengan Reza dan Belinda. Ternyata sesampainya di rumah Nana saya tidak cuma menemukan Reza dan Belinda saja, tetapi ada Adit, Ganang, Made, Wira, dan Akang saya sendiri. Setelah puas ngobrol kami pun memutuskan untuk jalan-jalan, dan jadilah kami ke Amplas. Tujuan utama kami ke Amplas adalah makan, yeah berhubung saya dan teman-teman sudah lapar makanya kami langsung saja pergi ke foodcourt dan memesan beberapa makanan. Lalu tiba-tiba datanglah Dinda, Dinda ini adalah teman Akang saya sejak ia masih kecil, orangnya lucu friendly baik pokoknya intinya dia seru. Setelah puas bercerita macam-macam Dinda pun pulang, dan saya, Akang, Belin, Nana, dan Reza melanjutkan perjalanan ke sebuah kafe yang menjual olahan susu yang saya lupa namanya apaan yang jelas ada tulisan milk nya gitu deh. Setelah itu Reza, Belin dan Nana pulang sedangkan saya masih akan melanjutkan acara jalan-jalan saya dengan Akang saya.
Tujuan kami setelah kafe milk tadi adalah MovieBox, setelah itu kami ke XBOX setelah sempat mampir ke rumah Nana untuk mengambil barang saya yang saya titipkan saat kami jalan-jalan tadi (masa jalan-jalan nenteng banyak barang kan ga lucu -_-). Jujur saja saya langsung kepincut melihat XBOX ini, it’s just wow! Kami memainkan permainan dance, tenis meja dan boxing. Mumpung saya masih pemula jadinya saya selalu saja kalah dari si Akang yang keliatannya sudah expert sekali dalam hal XBOX atau memang saya tidak ada bakat dalam bermain XBOX. Tapi ternyata saya bisa mengalahkan Akang saya dalam boxing!!! Yeaaaaaaah! Jujur saya bangga banget tapi saking bangganya saya terlihat seperti anak perempuan idiot yang baru aja bias nyelesaiin soal tambah kurang di pelajaran matematika. Dan saya langsung berfikir saja bahwa sekolah saya harus punya paling tidak satu XBOX disetiap asrama. Oke mungkin itu agak ngawur.
Oiya sebelumnya saya mau mengumumkan bahwa atm saya hilang, sekali lagi atm saya hilang, oke ATM GUE HILAAAAAAANG!!!! Oh crap! Untung saja saya masih punya satu atm lagi. Jujur saya sempat terpukul tapi semua itu hilang karena ternyata ibu saya tidak marah tapi perasaan terpukul itu berganti dengan perasaan jengkel lantaran the beautiful witch itu sibuk ngejek dan menertawakan atmku yang hilang, sungguh hell sekali. Akhirnya besoknya saya pulang ke Semarang dan mendapati diri saya flu yang berubah menjadi demam dan tangan kanan saya yang gabisa digerakkan sama sekali, crap again! Tapi gapapa yang penting saya sudah puas jalan-jalan di Jogja. Thanks for my beloved friends Nana, Belinda, Made, Wira, Ganang, Adit, dan Dinda serta beribu ucapan terimakasih untuk Akang saya :D I love you guys <3